Loading...

Kolaborasi dengan Desainer Lokal untuk Koleksi Musim Panas

Collaboration with Local Designers 
for the Summer Collection Foto oleh Bagas Wicaksono

Yayasan Umaratu menjalin kolaborasi dengan sejumlah desainer muda Indonesia untuk menghadirkan Koleksi Musim Panas 2025—sebuah koleksi busana yang memadukan kekayaan tenun ikat Sumba dengan sentuhan desain kontemporer. Inisiatif ini bertujuan membawa karya para penenun lokal ke pasar yang lebih luas dan memperkenalkan keindahan warisan budaya dalam bentuk yang lebih modern dan fungsional.

Sebagai bagian dari proses kreatif, para desainer melakukan kunjungan langsung ke desa-desa penenun di Sumba untuk mempelajari teknik pewarnaan alami, memahami makna filosofis dari tiap motif, dan berdialog dengan komunitas setempat. Hasil dari pertemuan ini adalah rangkaian desain yang tidak hanya modis, tetapi juga mengandung nilai cerita dan kedalaman budaya.

Koleksi terdiri dari busana ringan, luaran, dan aksesori dengan bahan-bahan alami seperti katun organik dan linen. Warna-warna yang digunakan berasal dari pewarna alami khas Sumba, termasuk nila, akar mengkudu, dan kulit kayu. Setiap produk akan dilengkapi dengan label cerita berisi informasi tentang motif, asal kain, dan makna simboliknya.

Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari program pemberdayaan, di mana para penenun mendapatkan pelatihan tambahan mengenai kualitas produksi, pengemasan, serta pengenalan terhadap kebutuhan pasar fesyen modern. Pendekatan ini bertujuan menjadikan para perajin tidak hanya sebagai produsen, tetapi juga sebagai pelaku utama dalam rantai nilai kreatif.

Koleksi Musim Panas 2025 akan resmi diluncurkan pada bulan Juni 2025 melalui platform Etalase Umaratu. Peluncuran ini akan disertai dengan sesi virtual terbuka yang mengangkat cerita di balik proses penciptaan koleksi, serta dampaknya terhadap komunitas penenun.

Melalui kolaborasi ini, Umaratu berharap dapat menjembatani tradisi dan inovasi, serta memperkuat posisi tenun Sumba sebagai bagian penting dari industri kreatif Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.